. |
![]() |
|
Supplement: Free Daily Quotes Kata-kata bijak penunjang motivasi kesuksesan .60 hari penuh cuplikan kalimat hikmah dari tokoh2 dunia dikirim langsung ke email Anda! Gratis - berisikan cuplikan quotes dari Einstein, Sun Tzu, Anthony Robbin, dll.
|
||
| Franchise Articles | ||
Waralaba Charmy Snow Ice (Kompas) Siomay Kriuk - Study Kelayakan Happy Puppy Artikel (Suara Pembaruan) Jusuf Kalla: Seharusnya Ada Waralaba Buku (Republika) Potret Terkini Bisnis Waralaba (Swa) GWGuyur - Franchise cuci motor Bisnis Pizza Menerobos hingga Pelosok Jakarta (Sinar Harapan) Waralaba Video Ezy (Swa) Bakso Malang Cak Eko (Majalah Franchise) Artikel waralaba Video Ezy (Bisnis Jakarta) Waralaba Odiva (Republika) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 2007 Tentang Waralaba (Salam Franchise) Blenger Burger (Kompas) Waralaba Komimo (Kontak Online)
Review i-Tutor (Majalah Franchise) Berbagai Artikel dari Bridge Franchise Filosofi Bisnis (Swa) Franchise K5 - serba 5 ribu perak Waralaba Minimarket (Kontan Online) Kisah Sukses Kartini kita di bidang waralaba Artikel-artikel Waralaba dari Majalah Pengusaha Mengatasi Persaingan Antar Franchise (Salam Franchise) Basic pemilihan bisnis franchise Waralaba asing yang layak comot (Swa) Pilih Waralaba agar bisa tetap urus anak Checklist untuk mewaralabakan usaha Anda
Franchise
baru atau lama (established)? Pergeseran
trend konsumsi Fast Food Hal-hal yang
perlu ditanyakan kepada pewaralaba Point-point kesuksesan usaha
waralaba Hal mendasar mengenai Waralaba Hal yang
perlu diperhatikan saat memilih Waralaba
Bisnis waralaba atau franchise belakangan
mewabah dunia usaha di Tanah Air, terutama kalangan muda yang
bermodal kuat. Sebagian pengusaha berpendapat, mengembangkan
bisnis ini relatif lebih mudah dibanding memulai bisnis dari
nol. Menurut Ketua Asosiasi Franchise Indonesia Anang Sukandar
di Jakarta, baru-baru ini, usaha waralaba di Indonesia memiliki
tingkat keberhasilan yang cukup tinggi. Sekitar 65 persen pembeli
lisensi waralaba berhasil mengembangkan usahanya dan tak sekadar
balik modal. Besar kecilnya modal untuk terjun ke bisnis waralaba tergantung dari jenis usaha dan produk yang dipilih. Sejumlah bisnis waralaba dikategorikan sebagai usaha jangka pendek bila modal kembali dalam waktu dua hingga tiga tahun. Sementara bisnis jangka panjang butuh waktu pengembalian modal sekitar empat hingga lima tahun. Menurut Anang, supaya berhasil dalam bisnis waralaba, pengusaha perlu memperhatikan beberapa hal, antara lain lokasi berusaha yang strategis. Salah satu contoh bisnis waralaba yang berhasil mengembangkan usahanya adalah lembaga kursus bahasa International Language Program (ILP). Awalnya, bisnis ini hanya berupa kursus bahasa Inggris di sebuah rumah di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pada 1997, bisnis ini berkembang menjadi perusahaan penjual waralaba. Dalam waktu tujuh tahun saja, cabang ILP berkembang dari tujuh cabang menjadi 35 cabang. Perjalanan bisnis ILP terbilang mulus meski sempat terhambat dengan pemilihan lokasi yang tepat. Untuk bergabung dengan waralaba ini, pembeli lisensi setidaknya membutuhkan dana sebesar Rp 1 miliar. Dengan modal sebesar itu pembeli lisensi mendapatkan pelatihan dasar bagi pegawai dan bantuan promosi. Kita ada training untuk semua pegawai dari tingkat yang paling tinggi hingga ke staf, kata Direktur Marketing ILP Susan. Namun, biaya itu tidak termasuk dengan tempat usaha yang rata-rata harus memiliki luas antara 500 meter persegi hingga 700 meter persegi. Keuntungan dapat dicapai pembeli lisensi setelah empat tahun berusaha dengan pembayaran royalti sebesar 12 persen dari keuntungan. Berbeda dengan ILP, bisnis waralaba minuman Teh Mutiara atau terkenal dengan istilah Bubble Tea membebaskan peminatnya dari biaya royalti. Untuk bergabung dengan bisnis ini, peminat diwajibkan membayar Rp 40 juta. Dana itu digunakan untuk biaya waralaba dan bahan baku minuman selama empat bulan. Bila digabung dengan biaya mesin seperti juicer dan sewa outlet, total modal yang dibutuhkan mencapai Rp 80 juta. Dengan modal awal sebesar itu, dijanjikan investasi pembeli lisensi kembali dalam tempo lima bulan. Syaratnya, pembeli lisensi dapat menjual sebanyak 150 gelas per hari dengan harga rata-rata Rp 10 ribu per gelas. Untuk tingkat pengembalian investasi antara lima hingga enam bulan, itu bisa dicapai jika memilih lokasi yang ramai, papar Direktur Perusahaan Teh Mutiara Dendy Sjahada. Seperti bisnis pada umumnya, untuk menjalani waralaba diperlukan kepekaan terhadap pengembangan usaha seperti pemilihan lokasi dan kecermatan memanfaatkan celah menguntungkan dari selera dan kebutuhan masyarakat. Kendati nama dagang terkenal, promosi tetap diperlukan untuk memajukan usaha. Waralaba adalah pengaturan bisnis dengan sistem pemberian hak pemakaian nama dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan kesepakatan. Konon, konsep waralaba muncul sejak 200 tahun Sebelum Masehi. Saat itu, seorang pengusaha Cina memperkenalkan konsep rangkaian toko untuk mendistribusikan produk makanan dengan merek tertentu. Era modern waralaba berkembang di Amerika Serikat pada 1863 yang dilakukan pengusaha mesin jahit Singer dan kemudian diikuti Coca Cola pada 1899. Di Indonesia, waralaba mulai berkembang pada 1950-an dengan munculnya dealer kendaraan bermotor melalui pembelian lisensi atau menjadi agen tunggal pemilik merek. Pada awal perkembangan bisnis waralaba di Indonesia, restoran cepat saji yang cukup terkenal antara lain Kentucky Fried Chicken. Seseorang yang tertarik dengan peluang bisnis waralaba biasanya wajib membeli lisensi atau izin penggunaan nama yang disebut initial fee atau franchise fee. Selain berhak menggunakan nama dagang, sebagai imbalan, pembeli mendapat pengetahuan sistem bisnis serta pelatihan karyawan yang sama dengan pihak yang mengeluarkan lisensi. Pembeli lisensi juga harus membayar royalti dari persentase penjualan.(ZAQ/Tim Liputan 6 SCTV) Sumber: Liputan6.com, Jakarta |
Other Categorys |
Please select other category Automotive Computer Course
& Education Entertainment Fashion,
Style, Apparel & Jewelry Fast
Food & Bakery Health
Centre, Spa Household
& Hotels Laundry
Services Real
estate & Property Restaurant
& Café Retail,
Outlet & Minimart Tour
& Travel
|
|
| Main Menu | Local Franchise | International Franchise | Franchise Articles | Other Opportunity | Contact Us |
|
©2005-2006 www.Franchise-Id.com Franchise Articles |